Raudlatul Ulum 1

Menatap Masa Depan, Menggenggam Ajaran Salaf

Breaking

Wednesday, 1 April 2015

Hentikan Menunda, Lakukan Segera

Oleh : Baha’uddin *


“Sikap menunda memang memanjangkan namun sesungguhya sangatlah mematikan” (Asep Wahidin Al-Mufid).

http://www.ppru1.net/
Raih Kesuksesan Sekarang Juga
Sahabat, ketahuilah penyakit yang sangat berbahaya saat ini menjangkit para pemuda adalah penyakit “Menunda”. Menunda memang memanjangkan namun sangat mematikan. Lakukan apa yang bisa kalian lakukan saat ini. Jangan menunda sampai besok! Mumpung muda, lakukan apa yang bisa dilakukan, jangan menunggu tua,kalau tidak anda akan menyesal.

Kita sebagai santri mari kita renungkan, mumpung kita masi muda. Galilah ilmu sedalam mungkin karena semakin tua kesempatan belajar semakin berkurang.kesempatan tidak akan datang dua kali. Gunakanlah waktu sebaik mungkin. Ingat, setiap detik berlalu mengurangi waktu muda.


“Berfikirlah hari ini adalah hasil pemikiran sahabat kemarin, dan besok adalah hasil pemikiran Anda hari ini” (James Alan)
Pikiran adalah alat yang sangat canggih yang dianugrahkan kepada kita. Berawal dari pikiran, kita dapat mewujudkan hampir semua hal yang kita inginkan. Benar … semua berawal dari mindset, pola pikir kita, sahabat. Jika kita berpikir bisa, maka itulah yang akan terjadi.

“Man jadda wajada” Barang siapa yang bersungguh-sungguh maka dia akan berhasil.

Sahabat, yakinlah bahwa dalam melakukan apapun untuk meraih cita-cita, jika sungguh-sungguh pasti akan berhasil.
Pertanyaan saya pada sahabat, “Bersungguh-sungguh seperti apa?” Bersungguh-sungguh yang disertai sikap komitmen, bukan hanya sekadar ingin. Namun komitmen seperti apa? Yakomitmen 100%. Jadilah pribadi yang memiliki tekat kuat untuk maju dan tetap semangat dalam keseriusan.

Mungkin di antara sahabat ada yang beranya-tanya, mengapa harus 100%? Karena jika tidak 100%, maka akan sulit untuk menggapai sesuatu yang sahabat inginkan.

Saya akan memberikan sedikit contoh: umpamanya kita membeli makanan di warung, ternyata ada bungkus makanan tersebut tertulis, “Halal 99,999%”. Kira-kira sahabat akan membelinya? Tentu saya tidak membelinya, karena tidak 100% halal, masih ada sekitar 0,001% yang tidak halal. Artinya, jika tidak 100%, sama dengan 0% (sia-sia saja, sahabat.).

Oleh karena itu sahabat, Anda jangan berharap cita-cita Anda akan terwujud sebelum Anda benar-benar komitmen dan memberikan level 100% untuk merealisasikan cita-cita kita.

Marilah sahabat, mulai detik ini mantapkanlah niat kita sebelum berakhir dengan sebuah penyesalan. Hanya diri kita yang bisa menentukan yang baik dan yang benar.

Lets go!!!! Tetap Semangat Sahabat!

*Santri PPRU I, pegiat Komunitas Tsurayya

No comments:

Post a comment